Wisata Kuliner Keluarga ke Rumah Makan Manjabal Trunojoyo

Kota Bandung memang surganya kuliner, mulai dari menu tradisional khas nusantara sampai menu internasional semuanya ada lengkap tersaji, tinggal hunting lokasi saja. Saya pribadi pecinta segala menu, yang halal dong tentunya...πŸ˜‰. Saya doyan masakan Indonesia, Korea, Jepang, Western, dan lainnya. Beda dengan pak suami, beliau pecinta menu khas Indonesia. Jadi setiap momen wisata kuliner keluarga, mau tak mau, kami pasti berburu family resto khas menu Indonesia, seperti Rumah Makan Manjabal, kali ini.

Manjabal, pertama kali dengar namanya membuat saya mengernyitkan dahi. Terdengar asing di telinga saya, yup secara saya kan bukan orang Sunda dan bukan asli Bandung. Saya tanya ke pak suami yang asli Sunda dan asli Bandung pun malah tanya balik, " Naon kitu artina?"....#eaaaaπŸ˜‚

Selidik punya selidik alias bergerilya ke mbah gugel...😁. Saya menemukan beberapa versi dari arti kata Manjabal. Sebagaimana yang saya kutip dari http://rm-manjabal2.blogspot.com/p/sejarah-rmmanjabal2.html, nama Manjabal memiliki 3 arti berikut :
  1. Manjabal dari bahasa Arab berarti Orang Gunung
  2. Manjabal dari bahasa Sunda yang artinya Manjing Jaya Balarea (pembeli dan penjual sama - sama puas)
  3. Manjabal yang merupakan kependekkan dari Manusia Jaman Baheula
sumber : google map, 2018
Di Bandung sebenarnya sudah ada beberapa lokasi RM Manjabal, antara lain di cijagra buahbatu, pasteur, trunojoyo, dan lainnya. Kali ini kami sekeluarga mencoba mampir ke RM. Manjabal Trunojoyo yang terletak di Jalan Trunojoyo. Lokasinya sendiri berada di pusat kota, tidak jauh dari komplek gedung sate. Bagi pengunjung dari luar kota Bandung, bisa mengaksesnya melalui keluar pintu tol pasteur, lurus lalu naik ke jalan layang pasupati, ambil jalan keluar ke kiri ambil jalur arah taman sari, dari sana lurus saja sampai menemukan Jalan Ir. H. Djuanda atau yang lebih dikenal dengan nama Jalan Dago.

Kemudian belok ke Jalan Dago lalu belok ke Jalan Diponegoro. Dari Jalan Diponegoro lurus terus lalu belok ke Jalan Trunojoyo lalu lurus sampai menemukan belokan ke Jalan Tirtayasa. Lokasi RM. Manjabal ada di perempatan jalan antara Jalan Trunojoyo dengan Jalan Tirtyasa. Sepintas mungkin sedikit susah menemukannya karena kondisi bangunannya memanjang ke belakang sehingga bagian depannya cukup susah dikenali sebagai rumah makan. 
(ini gambar lorong panjang bernuansa alam membuat pengunjung dimanjakan dengan pengalaman menyenangkan ketika berjalan menuju ke main entrance dari RM. Manjabal Trunojoyo)

Main entrance dari RM. Manjabal ini menghadap ke samping sehingga pengunjung harus terlebih dahulu berjalan melewati lorong panjang. Namun karena atmosfir yang terbentuk kental dengan nuansa alam dan pedesaan, pengunjung dimanjakan dengan taman segar, kanopi kayu lengkap dengan tiang dari kayu maka berjalan di sepanjang lorong panjang jadi pengalaman yang sangat menyenangkan.

(Anak - anak pun senang menjelajah berlarian di taman yang ada di sepanjang lorong menuju main entrance RM. Manjabal Trunojoyo)
(Nah, ini dia main entrance dari RM. Manjabal Trunojoyo, pengunjung langsung bertemu dengan area kasir sebelum masuk ke area makan)

RM. Manjabal Trunojoyo ini menyediakan masakan khas Sunda dengan harga yang terbilang cukup terjangkau, tentunya tergantung dari menu makanan yang dipilih ya...πŸ˜‰. Menu yang disediakan cukup beragam, ada menu masakan serba ikan - ikanan seperti ikan gurame bakar, ikan gurame goreng, sup, ada juga menu serba ayam, pepes khas Sunda, dan lainnya.

Bagi kami sekeluarga lebih sering menikmati masakan Sunda yang serba ayam. Suami bukan pecinta menu makanan ikan - ikanan, sedangkan saya sendiri tidak bisa makan ikan banyak - banyak karena bisa sakit perut. Anak - anak juga kebetulan pada memiliki kecenderungan alergi makanan serba ikan dan seafood. Alhasil ya menu serba ayam, pepes, dan lalap yang selalu kami pesan.

Oh iya, satu lagi yang menjadi ciri khas bagi keluarga kami setiap berwisata kuliner yaitu meja lesehan. Yup, karena anak - anak masih kecil dan tipe yang aktif semua, saya dan suami merasa lebih nyaman untuk selalu mencari tempat duduk yang lesehan. Dan pastinya lebih aman buat anak yang aktif karena mereka tidak akan tahan duduk manis berlama - lama di kursi makan.

RM. Manjabal Trunojoyo ini memanjakan pengunjung dengan konsep interiornya yang khas alam dan menampilkan unsur pedesaaan. Hal tersebut dapat terlihat pada adanya taman di dalam ruangan lengkap dengan sinar matahari yang masuk menerangi dari atas. Selain itu pemilihan bata ekspos pada dinding dan treatment kolom pun semakin menguatkan kesan pedesaan. Tak lupa, pemilihan warna yang dihadirkan pada interior ruangan dengan earthy tone semakin melengkapi hadirnya kesan alam pedesaan. Bahkan wastafel yang disediakan untuk pengunjung yang menikmati makanan khas Sunda di sini pun dimanjakan dengan wastafel dari batu alam.
Alhamdulillaaah...saya, suami, dan anak - anak merasa senang dan puas bisa bersantap siang di RM. Manjabal Trunojoyo. Selain karena memiliki spot khusus area makan dengan cara lesehan, suasana yang dihadirkan sangat menentramkan, tidak bising dan penuh sesak, parkirnya pun cukup luas, makanan enak dan yang pasti terjangkau. So, highly recommended buat keluarga yang memiliki anak aktif seperti saya alias ga bisa diam tenang anaknya maunya bisa bergerak bebas sana sini...😁😁😁







Komentar